KONFORMITAS TERHADAP PERAN SOSIAL - Kumpulan Materi
Breaking News
Loading...
Senin, 10 April 2017

KONFORMITAS TERHADAP PERAN SOSIAL

Kumpulan Materi Cara lain konformitas mempengaruhi perilaku adalah melalui peran sosial. Peran sosial adalah perilaku yang dikaitkan dengan seseorang dalam posisi tertentu. Misalnya, peran dari “pelajar” terdiri atas perilaku seperti belajar, mendengarkan guru, dan menghadiri kelas. Seperti peran dalam teater, peran sosial memberi tahu kita perilaku apa yang dikaitkan dengan posisi tertentu.

Meskipun demikian, pada beberapa kasus, peras sosial sangat mempengaruhi kita sehingga kita terlibat dalam perilaku yang sepenuhnya berbeda-dan merusak. Kenyataan ini ditunjukkan oleh eksperimen penting yang dilakukan oleh Philip Zimbardo dan rekan-rekannya. Dalam penelitian tersebut peneliti membentuk penjara tiruan lengkap dengan sel, bilik pengasingan, dan area rekreasi ekcil. Kemudian, peneliti mengiklankan kepada partisipan yang bersedia untuk menghabiskan waktu dua minggu dalam sebuah penelitian tentang kehidupan dalam penjara. Setelah mereka mengidentifikasi para partisipan penelitian, pengundian dengan pelemparan koin dilakukan untuk menentukan siapa yang menjadi tahanan dan siapa yang mejadi sipir. Baik tahanan maupun sipir tidak diberi tahu cara untuk menjalankan perannya (Zimbardo, Maslach, & Haney, 2000; Zimbardo, 1973, 2003).

Setelah beberapa hari didalam pernjara tiruan tersebut, para siswa yang ditugaskan sebagai sipir menjadi kasar kepada para tahanan dengan membeangunkan mereka pada jam-jam yang tidak wajar dan menjatuhkan hukuman semena-mena kepada mereka. Mereka mengambil makanan dari para tahanan dan memaksa mereka untuk melakukan kerja kasar. Di sisi lain, para siswa yang memainkan peran tahanan berubah menjadi tunduk kepada sipir. Mereka mengalami demoralisasi dan satu di antaranya mengalami depresi yang sangat parah, sehingga ia dilepaskan setelah baru berjalan beberapa hari. Pada kenyataannya, setelah enam hari berada didalam tahanan, reaksi para tahanan yang tersisa menjadi sangat ekstrem sehingga penlitian itu dihentikan.

Eksperimen ini (yang penting untuk dicatat telah mengundang banyak kritikan terkait dengan metode dan sisi etika) memberikan pelajaran berharga: menyesuaikan dengan peran sosial memiliki konsekuensi yang sangat kuat dalam perilaku seseorang tidak menyenangkan. Fenomena tersebut dapat menjelaskan bagaimana situasi ketika para penjaga U.S. Army di penjara Abu Gharib Irak menemukan diri mereka terlibat dalam tindak kekerasan terhadap para tahana (Zimbardo, 2007; Haney & Zimbardo, 2009).








Sumber: Sumber: Feldman S. Robert. 2011. Pengantar Psikologi, Jakarta: Salemba Humanika.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

 
Toggle Footer